Awareness adalah Orang yang sadar akan Pemikirannya sendiri – Anton Sulistiyono

Awareness adalah Orang yang sadar akan Pemikirannya sendiri

Seringkali kita merasa bahwa kita adalah Pemikiran kita. Saat Pemikiran berkata, “Aku gagal,” kita merasa hancur. Saat Pemikiran berkata, “Aku hebat,” ego kita melambung. Namun, esensi dari awareness (kesadaran) adalah menyadari bahwa ada jarak antara Pemikiran dan Si Pengamat.

1. Pemikiran Adalah Awan, Anda Adalah Langit

Bayangkan Pemikiran Anda seperti awan yang melintas di langit. Ada awan mendung yang gelap, ada awan putih yang cantik. Langit tidak pernah berubah menjadi awan; ia hanya menyediakan ruang bagi awan itu untuk lewat.

Seseorang yang memiliki awareness tidak lagi “menjadi” kemarahannya, tetapi ia berkata: “Aku menyadari ada rasa marah yang sedang melintas di Pemikiranku.”Read More

Awareness adalah Orang yang sadar akan biasnya sendiri – Google Gemini

Awareness adalah Orang yang sadar akan biasnya sendiri

Banyak orang mengira bahwa Awareness atau kesadaran adalah sebuah garis finish—kondisi di mana kita akhirnya “tahu segalanya” dan menjadi objektif sepenuhnya. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Kesadaran sejati bukanlah merasa paling benar, melainkan memiliki keberanian untuk bertanya: “Di bagian mana aku mungkin salah?”Read More

Kesadaran Meditatif datang dengan sendirinya ketika Orang sadar bahwa sedang tidak sadar – Romo J. Sudrijanta, S.J.

Kesadaran Meditatif datang dengan sendirinya ketika Orang sadar bahwa sedang tidak sadar

Banyak orang mengira bahwa meditasi adalah sebuah perjuangan untuk mencapai kondisi pikiran yang tenang, tanpa gangguan, dan selalu fokus. Kita sering memaksakan diri untuk “harus sadar.” Namun, Romo Sudri sering menekankan bahwa pemaksaan adalah bentuk lain dari ego.Read More

Awareness adalah Ketika Ia sadar bahwa Ia sedang berpikir – Romo Hudoyo Hupudio

Awareness adalah Ketika Ia sadar bahwa Ia sedang berpikir

Sering kali kita menjalani hidup dalam kondisi autopilot. Kita marah karena ada pikiran tentang ketidakadilan; kita sedih karena ada pikiran tentang kehilangan. Dalam kondisi ini, kita menjadi satu dengan pikiran kita. Kita adalah kemarahan itu, kita adalah kesedihan itu.Read More

Apa yang diperlukan Manusia adalah Menyadari Kebiasaan Berpikirnya yang terpecah pecah sehingga pendekatan ke Kenyataan dapat menjadi menyeluruh – David Bohm

Apa yang diperlukan Manusia adalah Menyadari Kebiasaan Berpikirnya yang terpecah pecah sehingga pendekatan ke Kenyataan dapat menjadi menyeluruh

Pernahkah Anda merasa bahwa dunia ini seperti potongan puzzle yang berserakan? Kita membagi hidup ke dalam kotak-kotak: pekerjaan, keluarga, politik, agama, hingga perbedaan antara “aku” dan “kamu”.

David Bohm mengingatkan kita bahwa fragmentasi (keterpecahan) ini bukanlah sifat asli dunia, melainkan hasil dari cara berpikir kita yang keliru.Read More

Jiwa Anda sejatinya adalah Jiwa yang Hebat, Benar dan Sehat yang tinggal di Tubuh Anda. – dari Buku Kiat Sukses by Napoleon Hill

 Jiwa Anda sejatinya adalah Jiwa yang Hebat, Benar dan Sehat yang tinggal di Tubuh Anda. - dari Buku Kiat Sukses by Napoleon Hill Renungan oleh Google Gemini. Gagasan oleh Napoleon Hill - www.ternilai.com

Dalam filosofi Napoleon Hill, sering ditekankan bahwa manusia memiliki kendali penuh atas satu-satunya hal di semesta ini: Pikiran mereka. Namun, di balik pikiran itu, ada entitas yang lebih murni—yakni jiwa Anda yang sejatinya hebat, benar, dan sehat.Read More

Anda adalah pribadi yang memiliki nilai luar biasa

Anda adalah pribadi yang memiliki nilai luar biasa

Pernahkah Anda memperhatikan selembar uang kertas yang baru? Ia bersih, kaku, dan terlihat berharga. Namun, bayangkan jika uang itu diremas-remas, diinjak di atas tanah, atau bahkan dicoret-coret. Apakah nilainya berubah? Tentu tidak. Di mata bank atau pedagang, uang itu tetap memiliki nilai yang sama karena identitasnya tidak berubah oleh kondisinya.Read More