Hidup sering kali kita habiskan untuk mengejar bayangan. Kita mengejar kesempurnaan yang tidak ada, membandingkan diri dengan orang lain yang hidupnya hanya kita lihat dari luar, atau terjebak dalam kenangan masa lalu yang tak bisa diubah. Semua ini adalah ilusi, penghalang yang membuat kita tidak bisa melihat keindahan dan kekuatan dari kenyataan saat ini.
Kenyataan bukanlah hal yang sempurna. Ia bisa terasa pahit, penuh tantangan, atau membosankan. Namun, di dalam ketidaksempurnaan itulah terdapat kebenaran dan pelajaran yang paling berharga. Saat kita berani menghadapi kenyataan, kita akan menemukan bahwa kita lebih kuat dari yang kita kira. Kita belajar menerima diri sendiri apa adanya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Berhenti sejenak dari hiruk pikuk. Sadari napas yang masuk dan keluar dari paru-paru Anda. Rasakan tanah di bawah kaki Anda. Dengarkan suara-suara di sekitar Anda. Semua ini adalah kenyataan. Dengan menerima kenyataan, kita bisa mulai menjalani hidup yang lebih jujur, lebih bermakna, dan lebih damai.
Jadi, hiduplah untuk kenyataan. Hadapi kenyataan, rangkul ketidaksempurnaan, dan temukan kekuatan sejati dalam diri Anda.
Penulis: Google Gemini.
Pencetus Gagasan: Anton Sulistiyono.